Senin, 18 April 2016

Jalur karir yang di inginkan dimasa depan




JALUR KARIR YANG DI INGIN KAN DI MASA DEPAN

Jalur karir adalah rangkaian pekerjaan-pekerjaan yang membentuk karir seseorang.
Bagi sebagian besar orang, meniti karir sebagai pekerja profesional hingga ke puncak tangga prestasi merupakan sebuah impian yang layak..Sebab disana terbentang pula sebuah impian kehidupan yang mapan. Namun tentu saja, pendakian menuju tangga karir yang makin menjulang bukan sebuah proses yang mudah. Sebagian orang mungkin bisa menembus jalan yang berliku itu, dan tiba pada destinasi karir yang diharapkan.

Karir yang saya inginkan dimasa depan adalah menjadi seorang Manajemen sumber daya manusia,karena dalam perusahaan Manajemen sumber daya manusia berperan penting.         Dalam sebuah perusahaan terutama yang mempekerjakan ratusan hingga ribuan karyawan, Manajer Sumber Daya Manusia (SDM) mempunyai peran yang penting. Manajer SDM ini berperan dalam merencanakan, mengarahkan dan mengkordinasikan fungsi administrasi suatu organisasi.Mereka mengawasi perekrutan, mewawancarai, dan mempekerjakan karyawan baru, melakukan konsultasi dengan pimpinan puncak mengenai rencana strategis, bertindak sebagai penghubung antara manajemen perusahaan dengan karyawannya.
Setiap orang memiliki kemampuannya masing-masing untuk mencapai tujuan karirnya.           Ada berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk mencapai tujuan karir Anda. Ada cara yang mudah, cara yang susah. Disini saya akan berbagi cara mudah untuk membawa Anda ke tujuan karir anda, asalkan serius menekuninya. 

  • Terapkan tujuan jangka panjang                                                                                                    Agar dapat mencapai tujuan karir, terlebih dahulu tetapkan tujuan Anda dengan jelas. Apa-apa saja yang ingin Anda capai dalam jangka panjang. Sangat penting untuk segera menetapkan tujuan, jika tidak Anda hanya akan mengikuti arus yang mengalir tanpa tujuan yang jelas.                                                                                
  • Terapkan tujuan jangka pendek                                                                                                       Anda juga harus menetapkan tujuan jangka pendek Anda. Apa yang ingin Anda capai dalam jangka waktu 1-3 tahun kedepan. Tujuan jangka pendeka adalah cara-cara kecil yang akan membantu Anda untuk mencapai tujuan karir Anda yang sebenarnya. Dengan menggabungkan tujuan jangka pendek dan jangka panjang, tujuan karir Anda akan mudah tercapai.                                                                                     
  •  Fokus pada tujuan                                                                                                                     Setelah menetapkan tujuan, fokuslah untuk mencapai tujuan yang Anda tetapkan. Fokus dengan melakukan hal-hal yang akan membawa Anda kepada tujuan karir Anda.                                                                       
  •    Percaya
    Orang yang sukses ialah yang percaya pada kemampuannya untuk menggapai sesuatu. Kita sudah diberi akal dan hati untuk melakukan yang terbaik dalam hidup kita.Kita juga harus percaya pada Tuhan, yang akan mengabulkan doa kita dan melancarkan tujuan karir yang diimpikan.                                  
  •  Evaluasi
    Setiap perencanaan atau penetapan tujuan memerlukan evaluasi. Hal ini dilakukan untuk mengetahui sudah sejauh mana tujuan Anda tercapai.

Kamis, 24 Maret 2016

PENTING NYA PENILAIAN KINERJA






                                    PENTINGNYA PENILAIAN KINERJA
Penilaian kinerja
            Penilaian kinerja adalah sebagai penilaian hasil kerja nyata dengan standar kualitas maupun kuantitas yang dihasilkan oleh setiap pegawai. Penilaian kinerja pegawai mutlak harus dilakukan untuk mengetahui prestasi yang dapat dicapai setiap pegawai. Apakah prestasi yang dicapai  setiap  pegawai  baik,  sedang,  kurang.  Penilaian prestasi penting bagi setiap pegawai dan berguna bagi organisasi untuk mengambil keputusan dan menetapkan tindakan kebijaksanaan selanjutnya.
            Penilaian kinerja merupakan salah satu aspek penting dalam pengelolaan pegawai dalam suatu organisasi. Pemahaman mengenai kinerja yang diharapkan menjadi starting point dalam penilaian kinerja. Seluruh pegawai harus memahami konsep kinerja yang diterapkan dan memahami apa yang diharapkan dari mereka. Kemudian, seluruh pihak yang terkait dengan penilaian kinerja harus memahami aspek-aspek yang akan dijadikan penilaian kinerja. Melalui pemahaman ini, kesalahpahaman mengenai penilaian kinerja dapat diminimalisir.
            Instrumen penilaian kinerja yang valid dan reliabel merupakan hal yang tidak kalah pentingnya. Melalui instrumen ini, akan dapat terdeteksi, pegawai yang mempunyai kinerja sesuai dengan yang diharapkan dan pegawai yang belum mampu mencapai kinerja yang diharapkan. Kepentingan adanya instrumen yang valid dan reliabel akan sangat terasa manakala hasil penilaian dikaitkan dengan apresiasi dan program pengembangan pegawai.
            Selain hal-hal tersebut, hal terpenting dalam proses penilaian kinerja adalah kepedulian pimpinan organisasi terhadap perlunya penilaian kinerja. Pimpinan organisasi yang mempunyai komitmen tinggi terhadap penilaian kinerja akan selalu berusaha mencari cara-cara terbaik dan tepat dalam melakukan penilaian kinerja serta melaksanakannya secara konsisten.
            Penilaian kinerja dikatakan penting mengingat melalui penilaian kinerja dapat diketahui seberapa tepat pegawai telah menjalankan fungsinya. Ketepatan pegawai dalam menjalankan fungsinya akan sangat berpengaruh terhadap pencapaian kinerja organisasi secara keseluruhan. Selain itu, hasil penilaian kinerja pegawai akan memberikan informasi penting dalam proses pengembangan pegawai.

Pentingnya penilaian kinerja

            Pentingnya Penilaian  kerja memberikan kesempatan kepada karyawan untuk mengambil tindakan-tindakan perbaikan untuk meningkatkan kinerja melalui feedback yang diberikan oleh organisasi dan  Penyesuaian gaji, yang penilaian kinerja dapat dipakai sebagai informasi dalam menentukan kompensasi secara layak sehingga dapat memotivasi pegawai.
Seorang manajer harus memberikan keputusan untuk penempatan karyawan nya, agar dapat dilakukan penempatan sesuai dengan keahliannya.
            Serta mengadakan pelatihan dan pengembangan melalui penilaian agar mengetahui kelamahan-kelemahan dari pegawai sehingga dapat ditentukan program pelatihan dan pengembangan yang lebih efektif dan meningkatkan adanya perlakuan yang sama terhadap semua pegawai, yaitu dengan dilakukannya penilaian yang obyektif.
            Membantu pegawai mengatasi masalah eksternal, dengan penilaian  kerja, atasan akan mengetahui apa yang menyebebkan terjadinya ujuk kerja yang jelek, sehingga atasan dapat membantu mengatasinya.,Dengan melakukan Umpan balik pada pelaksanaan fungsi manajemen sumber daya manusia, yaitu dengan diketahuinya unjuk kerja pegawai secara keseluruhan dapat menjadi informasi sejauh mana fungsi sumber daya manusia berjalan baik atau buruk.